
Radang vagina bisa muncul karena banyak hal, mulai dari perubahan hormon, gaya hidup yang kurang seimbang, hingga penggunaan produk kewanitaan yang tidak cocok. Salah satu cara paling sederhana untuk mencegahnya adalah dengan menjaga keseimbangan pH area intim.
pH yang terlalu asam atau terlalu basa dapat mengganggu flora alami dan memicu rasa tidak nyaman seperti gatal, perih, atau bahkan bau tak sedap. Karena itu, penting untuk mengenali kebiasaan sehari-hari yang dapat membantu menjaga keseimbangan alami tubuh.
- Pilih produk pembersih area intim yang lembut dan tidak mengandung pewangi
Banyak orang berpikir semakin wangi produk pembersih, semakin bersih hasilnya. Padahal, bahan pewangi bisa mengubah keseimbangan pH alami. Gunakan sabun khusus area kewanitaan yang memiliki pH mendekati normal tubuh, sekitar 3,5 hingga 4,5. Hindari sabun antibakteri keras, karena bisa membunuh bakteri baik yang melindungi area intim. - Perhatikan bahan pakaian dalam yang digunakan setiap hari
Kain sintetis yang tidak menyerap keringat dapat menciptakan lingkungan lembap di area kewanitaan, tempat yang ideal bagi bakteri berkembang. Pilih pakaian dalam berbahan katun karena memiliki sirkulasi udara yang baik dan mudah menyerap keringat. Saat cuaca panas atau aktivitas padat, ganti pakaian dalam setidaknya dua kali sehari agar area tersebut tetap kering. - Hindari penggunaan produk berpewangi di area sensitif
Tisu basah, pantyliner, atau pembalut yang memiliki tambahan aroma bisa memicu ketidakseimbangan pH dan menimbulkan reaksi iritasi. Saat menstruasi, pilih pembalut yang bersirkulasi udara baik agar kulit tetap bisa bernapas dan tidak lembap terlalu lama. Produk dengan bahan lembut dan bebas pewangi lebih aman untuk menjaga kesehatan area kewanitaan. Penggantian pembalut secara rutin, setidaknya setiap 4–6 jam, juga penting untuk mengurangi risiko tumbuhnya bakteri yang bisa mengganggu keseimbangan alami. - Jaga pola makan dan asupan cairan tubuh
Apa yang dikonsumsi bisa berdampak langsung pada kesehatan kulit dan area intim. Makanan tinggi gula dapat meningkatkan pertumbuhan jamur, sedangkan kurang minum air bisa membuat cairan tubuh lebih pekat dan memicu rasa tidak nyaman. Konsumsi makanan kaya probiotik seperti yoghurt atau tempe untuk membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di dalam tubuh. - Dengar sinyal tubuh dan jangan abaikan perubahan kecil
Setiap tubuh punya cara berbeda untuk memberi tahu bahwa ada yang tidak seimbang. Jika muncul rasa gatal, perih, atau cairan berbau, jangan buru-buru menggunakan produk pembersih yang lebih kuat. Beri waktu tubuh untuk menyesuaikan diri dan pastikan area tetap bersih serta kering. Jika keluhan berlanjut lebih dari beberapa hari, konsultasikan dengan tenaga medis agar penyebabnya bisa diketahui dengan tepat.
Menjaga pH area intim sebenarnya bukan hal rumit, asalkan dilakukan dengan rutin dan penuh perhatian terhadap kebersihan serta kebiasaan harian. Pemilihan produk, pola makan, dan gaya hidup yang mendukung akan membantu menjaga keseimbangan alami tubuh.
Jika kalian memiliki beberapa pertanyaan lebih lanjut, jangan ragu untuk berkunjung dan berkonsultasi di Ask dr. Laurier di https://menstruasi.com/ask-drlaurier ya.
Lis Menulis Catatan Kecil Listya