
Berwisata ke Benua Biru atau kawasan Eropa menjadi impian banyak pelancong karena pesonanya yang menawan, arsitektur bersejarah, hingga budaya yang kaya. Namun di balik keindahan itu, ada sisi lain yang perlu diwaspadai, yaitu maraknya penipuan wisata yang menargetkan wisatawan asing. Untuk memastikan perjalanan tetap aman dan nyaman, penting memahami berbagai cara melindungi diri dari potensi penipuan. Salah satu langkah cerdas sebelum berangkat adalah menyiapkan dokumen perjalanan lengkap termasuk asuransi untuk visa schengen yang menjadi bagian penting dalam pengajuan perjalanan ke Eropa.
Nah, untuk kalian yang ingin mengetahui tips agar terhindar dari penipuan yang mungkin terjadi di Eropa saat berkunjung nanti, beberapa cara diantaranya yaitu:
1. Kenali Modus Penipuan yang Umum Terjadi
Langkah pertama adalah memahami jenis penipuan yang sering menimpa wisatawan di Eropa. Beberapa modus yang cukup umum meliputi taksi tanpa argo yang menaikkan tarif sesuka hati, petugas palsu yang meminta menunjukkan paspor, atau orang yang tiba-tiba menawarkan bantuan di ATM. Ada pula penjual jalanan yang memaksa wisatawan membeli gelang atau bunga dengan alasan “hadiah gratis”, lalu menagih uang setelahnya. Dengan mengetahui bentuk-bentuk penipuan seperti ini, wisatawan bisa lebih waspada dan tidak mudah terkecoh oleh trik yang tampak ramah di awal.
2. Gunakan Transportasi dan Akomodasi Resmi
Salah satu kesalahan paling sering dilakukan wisatawan adalah memesan transportasi dan penginapan dari sumber yang tidak terpercaya. Gunakan situs resmi atau aplikasi yang memiliki ulasan dan reputasi baik. Hindari menerima tawaran menginap langsung dari orang yang baru ditemui di stasiun atau bandara. Untuk transportasi, pilih taksi resmi yang menggunakan tanda pengenal atau logo perusahaan, dan pastikan meteran berjalan sejak awal perjalanan.
3. Simpan Barang Pribadi dengan Aman
Pencopetan menjadi kejahatan yang paling sering dialami wisatawan di negara-negara populer seperti Prancis, Italia, dan Spanyol. Gunakan tas dengan ritsleting kuat dan simpan barang berharga di bagian terdalam. Hindari membawa terlalu banyak uang tunai dan sebisa mungkin gunakan kartu pembayaran digital.
4. Cek Reputasi dan Harga Sebelum Membeli atau Memesan
Banyak penipuan wisata terjadi karena wisatawan tergoda oleh tawaran harga murah yang tidak masuk akal. Sebelum memesan tur, restoran, atau membeli suvenir, periksa ulasan secara online. Gunakan situs perjalanan atau forum diskusi yang kredibel.
5. Lindungi Diri dengan Persiapan Keamanan Ekstra
Selain kewaspadaan pribadi, perlindungan finansial juga penting untuk menghindari kerugian yang tidak diinginkan. Siapkan salinan digital dokumen penting seperti paspor, tiket, dan konfirmasi penginapan agar mudah diakses jika terjadi kehilangan. Gunakan juga dompet anti-skimming untuk mencegah pencurian data kartu. Jika bepergian sendirian, pastikan seseorang di rumah mengetahui jadwal perjalanan. Persiapan keamanan sederhana seperti ini dapat mengurangi potensi masalah besar selama perjalanan di Eropa.
Menjelajahi Benua Biru bisa menjadi pengalaman luar biasa jika dilakukan dengan persiapan matang dan kewaspadaan tinggi. Memahami lingkungan sekitar, memilih layanan yang terpercaya, serta tidak mudah tergoda dengan tawaran terlalu indah untuk jadi kenyataan adalah kunci utama agar perjalanan tetap aman. Selain itu, melengkapi dokumen perjalanan dengan asuransi untuk visa schengen juga menjadi langkah penting yang memberikan perlindungan ekstra dari risiko tak terduga.
Lis Menulis Catatan Kecil Listya